Tampilkan postingan dengan label Arkeologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arkeologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Oktober 2016

Salam perpisahan Untuk Mywapblog Dan Percobaan Gagal Untuk Migrasi Blog

Seperti orang bilang "ada awal ada akhir" dan inilah yang terjadi saat ini, hosting tercinta Mywapblog menyatakan akan tutup pada bulan depan, sehingga kami diwajibkan memindahkan semua postingan ke Blogspot atau Wordpress jika tidak maka akan kehilangan semua data yang ada dihosting sekarang.

Pada menu overview kami telah tersedia file. xml yang mana menjadi alat untuk import ke blog baru tapi sayang.....tidak semua berjalan normal. Saat kami mencoba melakukan import, javascript hanya meloading "menulis entri blog" dengan durasi yang tanpa limit, kami mencoba bersabar menunggunya namun tidak berhasil mendapati notifikasi selesai. Dan kami sadar kegagalan ini akan membuat semua data kami hilang selamanya.

Masalah belum selesai disitu, karna kami yang menggunakan domain akan lebih bekerja keras untuk melakukan setting ulang ke hosting baru, bagaimana jika keadaan seperti diatas? artinya kita seperti menulis nama dilembaran kosong, perihal ini membuat kami sedih dikarenakan jika kedua masalah diatas gagal maka kami juga harus menutup www.zetzia.com ini.

Terlepas dari itu semua, kami akan tetap berusaha sebisa mungkin memanjangkan usia zetzia.com ini.

Minggu, 27 Oktober 2013

Ditemukan Tablet Kuno Berisi Kutukan






Teks dalam tablet ini ditulis dalam bahasa Yunani oleh wanita bernama Kyrilla. Ia memanggil bantuan enam dewa untuk melancarkan kutukan.
FJ1dSej.jpg
Ilustrasi



Tablet yang diperkirakan berusia 1.700 tahun dan nampak ditulis oleh seorang ahli sihir, ditemukan di bekas reruntuhan rumah warga Roma di Yerusalem. Rumah yang digali oleh Israel Antiquities Authority ini berada di Lapangan Parkir berlokasi di wilayah yang dulunya diketahui sebagai "Kota David".


Area kota tersebut merupakan permukiman manusia selama 6.000 tahun. Rumah yang digali itu sendiri paling tidak memiliki luas 2.000 meter persegi dan terdiri atas dua lapangan terbuka yang berdekatan satu sama lain. Diperkirakan sudah dipergunakan antara akhir abad ketiga hingga 363 Masehi sampai akhirnya hancur akibat rangkaian gempa bumi.


Teks dalam tablet ini ditulis dalam bahasa Yunani oleh wanita bernama Kyrilla. Ia memanggil bantuan enam dewa untuk melancarkan kutukan pada seorang pria bernama Iennys dan nampaknya terkait masalah hukum.


"Saya serang, serang bawah, dan pukul lidah, mata, kemurkaan, kemarahan, penangguhan, dan lawan dari Iennys" demikian sepotong bunyi dari kutukan itu saat diterjemahkan. Kyrilla meminta para dewa agar memastikan bahwa pria tersebut tidak bisa menentang sehingga tak memiliki apa pun untuk melawan Kyrilla.


Agar meraih tujuannya, Kyrilla mengombinasikan elemen dari empat agama. Dikatakan Robert Walter Daniel, dari Institut für Altertumskunde di University of Cologne, dari enam dewa yang dilibatkan, empat di antaranya adalah dewa Yunani, yakni Hermes, Persephone, Pluto, dan Hecate. Satu dewa berasal dari kepercayaan Babylonia, Ereschigal. Sedangkan satu dewa lagi Abrasax, dari kepercayaan Gnosti yang dihubungkan dengan ajaran awal Kristen. Selain itu, teks ini juga mengandung kata semacam "Iaoth" yang berakar dari Yahudi.


Nampaknya kutukan ini dibuat oleh seorang ahli sihir untuk Kyrilla. Kemungkinan juga digunakan palu dan paku untuk melakukan ritual ini supaya meningkatkan efektivitas kutukan, demikian disampaikan Daniel. "Paku dan palu adalah bentuk dari mengambil alih seseorang yang ditargetkan dalam teks magis ini," tambahnya.


Kyrilla dan Iennys kemungkinan adalah anggota kelas menengah atau atas warga Roma yang nampaknya terkait masalah legal. Sebabnya, ada tablet serupa yang ditemukan di Siprus dan diketahui pernah digunakan untuk masalah yang sama. Kata "oposisi" dalam teks ini sepertinya merujuk pada masalah hukum.





zia putra persada , zetzia z tablet kuno berisi kutukan , yunani , yahudi , sejarah

Minggu, 20 Oktober 2013

Info









Setelah penjualan beberapa device pendukung karena kekurangan dana maka blog ini akan kesulitan untuk update lagi hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Terhadap banyak request yang menumpuk sekitar 30-40 , saya mohon maaf dan selebihnya yang pernah request untuk mencari datanya sendiri melalui mesin pencarian.

Saya sebenarnya ingin membantu tapi tampak semuanya berbalik, keadaan meningkat rumit dimasa sekarang.

Cukup sulit mengambil keputusan ini tanpa melakukan kesalahan.





Selasa, 24 September 2013

Pembagian Islam Menjadi 3 Bagian




Manusia dengan pemikirannya sendiri. Inilah ulasan yang dengan tegas menyatakan bahwa secara agama islam terbagi menjadi 3. Tidak menyebutkan yang pertama adalah islam apa dan bukan tentang perbedaan menyangkut imam yang mana. Namun semua bersadarkan apa yang nyata terlihat dan terasakan.


Bahwa pada dasarnya setiap agama diajarkan untuk berbuat baik dan damai, bahkan secara terang-terangan di dalam Al-Qur'an menyatakan "Bagiku agamaku dan bagimu agamamu". Artinya kebebasan dalam memeluk agama dan saling menghormati. Tidak terdapat dalam agama manapun yang mengajarkan kekerasan, pemaksaan serta tindakan anarkis lainnya hanya manusianya saja yang tidak bisa berfikir secara rasional dan tidak mampu memahami bagaimana kehidupan ini agar damai dan sejahtera.


Ada banyak alasan kenapa manusia berbuat yang tidak sewajarnya diluar rekomendasi agama itu sendiri, terutama karena faktor tokoh utama yang mempengaruhi, cara berfikir yang kurang mampu, keadaan lingkungan dan banyak faktor lainnya. 3 hal penting dalam kehidupan adalah:

1. Beribadah

2. Bekerja

3. Menjaga kedamaian


Inilah yang terdapat dalam semua agama. Tapi sayang, karena faktor diatas tadi banyak orang yang terprovokasi menjadi perusak-perusak yang sangat tidak bermanfaat bagi kehidupan bersama.


Hal terparah yang pernah ada adalah tentang teroris yang mana di dominasi oleh orang mengatakan dirinya beraga islam. Padahal islam sendiri tidak mengajarkan meneror orang lain, karena itu saya membagikan islam dalam 3 bagian:


1. Orang yang mengatakan dirinya beragama islam, namun membawa efek merusak baik dengan perorangan maupun kelompok. Ini persis ormas, bersatu untuk memisahkan diri. Bahkan ormas sangat rentan terjadi permasalahan, ini kenapa pikiran saya sangat tidak setuju dengan adanya ormas, khususnya ormas yang mengatasnamakan agama ataupun dalam politik, sebab satu orang membuat masalah , maka akan merusak nama kelompok yang digunakannya untuk selanjutnya merusak secara massal yang menyangkut dengan nama yang digunakan itu sendiri. Bagaimana pun sebaiknya adalah dalam keadaan bersama secara datar, tidak ada pembedaan satu sama lain.


2. Orang yang mengatakan dirinya beragama islam, dimana kehidupan sehari-harinya melakukan dengan biasa , tidak ada sesuatu yang sangat mencolok, bergaul dengan semua orang tanpa memandang apapun, tidak terikat satu kelompok. Artinya siapa saja boleh masuk dalam ranah kehidupannya, memiliki rasa kebersamaan yang tinggi. Biasanya orang seperti ini berada dalam lingkungan yang didalamnya terdapat perbedaan suku, agama dan lainnya. Keadaan seperti ini sangat bagus dan tentunya akan menjaga kedamaian antara satu sama lainnya, terutama jika tidak dipengaruhi oleh bagian yang pertama.


3. Orang yang mengatakan dirinya beragama islam, dimana dalam kehidupannya sangat konsisten dengan agama, tidak terpengaruh dengan yang pertama, atau apapun yang terjadi dia hanya memikirkan hidup baik dan mati baik. Bahkan orang ini tidak ikut membela negara dan tidak ikut membela agama jika terjadi sebuah perselisihan orang lain disekitarnya. Meski begitu, karena pemahamannya yang baik maka sangat menginginkan kedamaian tanpa adanya kekerasan, perusakan atau peperangan.


Dengan 3 bagian diatas, tentunya akan jelas mana yang lebih baik, dan anda termasuk bagian yang mana silahkan rasakan sendiri & pikirkan sendiri. Betapa indah hidup dalam kebersamaan, tidak membedakan orang lain berdasarkan apapun, saling menghormati, tidak ada kelompok-kelompok yang memisahkan diri dari kebersamaan yang biasanya. Kita harus membiasakan diri berada dilingkungan berbeda, bahkan harus mencoba bagaimana ada dalam minoritas, karna ini membantu memahami hidup. Agama tidak perlu dibela, karna agama tidak akan mati, yang perlu dibela adalah kedamaian. Hanya katakan "aku dan kalian akan selalu damai."


Kata kunci : agama islam ada 3 , pengelompokkan agama islam, pembagian agama islam , bagaimana agama islam, kenapa agama islam dibagi.

Kamis, 12 September 2013

Ditemukan, Korban Pembantaian Suku Maya




Beberapa dari kerangka yang ditemukan miliki sisipan batu giok di giginya yang disinyalir simbol status tinggi dari kelas penguasa. ditemukan-korban-pembantaian-suku-maya.j
Serpihan batu giok di gigi salah satu korban pembantaian Suku Maya menunjukkan adanya status elit pada korban. (Nicolaus Seefeld, University of Bonn/National Geographic News) (Thinkstock)



Tawanan-tawanan perang suku Maya yang dipenggal, dipotong-potong, dan dikuburkan begitu saja tanpa upacara pemakaman sakral sekitar 1.400 tahun lalu, ditemukan di situs Uxul, Meksiko Selatan. Jasad-jasad tersebut diduga milik para penguasa kota-kota terdekat yang menjadi korban perang di Uxul. Atau mungkin juga para penguasa kota yang berhasil digulingkan.


Penemuan pemakaman massal di dalam gua buatan menambah bukti bahwa telah terjadi peperangan secara brutal, penyiksaan, dan pengorbanan secara luas. Demikian dikatakan arkeolog Nicolaus Seefeld dari Universitas Bonn, Jerman.


Dari dua lusin kerangka yang ditemukan, tim dapat menentukan tulang tersebut terdiri dari 13 pria dan dua perempuan. Di mana usia mereka merentang dari 18 - 42 tahun. "Beberapa dari mereka memiliki sisipan batu giok di giginya, kami rasa itu merupakan simbol status tinggi dari kelas penguasa," kata Seefeld .


Semua jasad tersebut dipenggal dengan tulang- belulang yang berserakan. Di bagian tulang leher terdapat luka bekas kapak dan pada beberapa bagian menunjukkan bekas luka dari pukulan gada dan kapak. Tengkorak-tengkorak tersebut ditumpuk di suatu tempat berbentuk persegi panjang seluas 32 meter persegi, seperti tempat yang biasa untuk menyimpan air, diletakkan agak jauh dari permakaman.


Dari seluruh korban yang dimakamkan, tidak terdapat bukti adanya sisa perhiasan ataupun upacara pemakaman. Diperkirakan pada masa pembantaian terjadi, Uxul di bawah kekuasaan dinasti lokal, setelah itu berada di bawah kendali Calakmul. Nama terakhir yang disebut merupakan penguasa pada era Maya klasik, yang berakhir pada 800 Masehi.


"Kemungkinan besar ini (korban) adalah milik tentara yang dikirim dan tertangkap dalam peperangan atau mungkin korban adalah penguasa lokal," kata arkeolog Arthur Demarest dari Vanderbilt University, Nashville, AS.


Pada awalnya, Seefeld meneliti situs pemakaman untuk menemukan sistem pengairan kota yang ditinggalkan pada 800 Sebelum Masehi, yaitu era awal runtuhnya suku Maya. Alih-alih menemukan, ia malah bersua dengan kerangka yang terkubur sedalam dua meter di dalam pasir dan tanah liat.


"Gua ini pernah mengalirkan air bagi penduduk elit sekitar, namun kami belum mengetahui apakah ada hubungannya dengan orang-orang yang tinggal di sana," ungkap Seefeld.


Untuk saat ini, tim berharap analisis isotop kimia dari tulang belulang akan mengungkapkan apakah korban pemenggalan adalah bangsawan lokal atau penjajah yang tertangkap selama perang antara kota-kota Maya. Hasil analisa isotop ini akan ditahui pada bulan November.


Seefeld juga menambahkan, hasil penelitian nantinya akan menyuguhkan lebih banyak wawasan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah satu dalam peperangan yang sangat sengit kala itu.




kata kunci : Korban pembantai suku maya , peperangan suku maya , siapa suku maya , kapan suku maya ada , penelitian tentang suku maya , peradaban suku maya , zetzia